KEPALA KEMENAG SAMBAS IMBAU CEGAH KEMUNGKARAN, KABUT ASAP DAN KARHUTLA

Kepala Kemenag Sambas Imbau Cegah Kemungkaran, Kabut Asap dan Karhutla
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas, H. Kaharudin, S.Ag., mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah berbagai bentuk kemungkaran, termasuk tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap. Jumat.(4/9/2026) saat di temui di kantor Nya kemarin yang lalu.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat. Menurutnya, menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.
“Sebagai khalifah di muka bumi, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga bumi beserta seluruh makhluk yang ada di dalamnya. Jangan sampai tindakan kita justru menimbulkan kerusakan dan memberikan dampak buruk bagi kehidupan,” pesannya.
H. Kaharudin mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, terutama pada kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Kebiasaan membakar lahan dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari kabut asap, gangguan kesehatan, kerusakan lingkungan hingga mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan saling mengingatkan dan mencegah perbuatan yang dapat menimbulkan kemudaratan bagi orang lain.
“Peringatan ini untuk kita semuanya. Mari kita jaga bumi, jaga lingkungan, dan jaga makhluk hidup di sekitar kita. Mencegah kerusakan adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai manusia,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin meningkat. Nilai-nilai keagamaan, menurutnya, juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata, salah satunya dengan menjaga kebersihan, kelestarian alam, serta menghindari perbuatan yang dapat merusak lingkungan.
Melalui imbauan tersebut, Kemenag Kabupaten Sambas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan lestari serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla dan kabut asap di wilayah Kabupaten Sambas.
Ia mengatakan mari kita sama -sama berdoa, mohon kepada Allah SWT, agar menurunkan hujan di setiap spot lahan yang terbakar dan kalau hujan untuk kali pertama airnya jangan di tampung untuk di minum karna khawatir air tersebut kurang bagus karna terkontiminasi dengan zat -zat yang berbahaya akibat kabut asap, sebutnya.(Amrul Tabloid Bidik Operation News/ajmgroup)