ANTREAN PERTALITE DI SPBU 6479109 DIKELUHKAN MASYARAKAT, WARGA MINTA PELAYANAN DAN JALUR PENGISIAN DITATA

Antrean Pertalite di SPBU 6479109 Dikeluhkan Masyarakat, Warga Minta Pelayanan dan Jalur Pengisian Ditata
Selasa, 18 Agustus 2026 — Masyarakat pengguna BBM bersubsidi jenis Pertalite mengeluhkan panjangnya antrean di SPBU 6479109. Kondisi tersebut dinilai cukup menyulitkan masyarakat, khususnya pengguna kendaraan pribadi yang harus mengantre bersama kendaraan yang melakukan pengisian untuk keperluan pengepulan atau pembelian dalam jumlah banyak.
Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu persoalan yang menjadi perhatian masyarakat adalah penggunaan satu nozzle Pertalite untuk melayani kendaraan mobil dan sepeda motor. Belum adanya jalur khusus bagi kendaraan mobil membuat antrean bercampur dan pada waktu tertentu terlihat memanjang.
Situasi tersebut dikeluhkan karena masyarakat harus menghabiskan waktu cukup lama untuk mendapatkan BBM. Di antara pengguna yang terdampak terdapat masyarakat yang membawa anak-anak, lansia, hingga para pekerja dan PNS yang harus mengejar waktu aktivitas masing-masing. Mereka berharap pelayanan di SPBU dapat ditata sehingga antrean menjadi lebih tertib dan waktu tunggu masyarakat dapat ditekan.

Sejumlah masyarakat yang ditemui di lapangan, namun meminta identitasnya tidak dipublikasikan, berharap pihak pengelola SPBU maupun pihak terkait dapat memperhatikan kondisi tersebut.
Menurut keterangan pengelola SPBU yang disampaikan kepada awak media Bidik Operation News/AJM Group bebarapa waktu yang lalu, Joni menyebut panjangnya antrean salah satunya dipengaruhi oleh harga BBM Pertamina yang relatif terjangkau sehingga jumlah masyarakat yang melakukan pengisian cukup tinggi.
Joni juga menyampaikan bahwa pelayanan di SPBU saat ini masih menghadapi keterbatasan dalam pengoperasian nozzle dan petugas, termasuk kondisi satu kasir yang melayani proses transaksi.
Namun, masyarakat berharap persoalan antrean tersebut tidak berhenti pada alasan tingginya permintaan. Mereka meminta adanya evaluasi pelayanan dan pengaturan antrean agar pengguna kendaraan umum tidak dirugikan.
“Kami berharap ada jalur atau pengaturan yang lebih jelas, terutama untuk kendaraan mobil, sehingga antreannya tidak bercampur dan masyarakat tidak terlalu lama menunggu,” demikian aspirasi yang disampaikan masyarakat.
Warga juga berharap pihak pengelola SPBU dapat mencari solusi bersama Pertamina maupun instansi terkait, termasuk mengevaluasi kapasitas pelayanan, pengaturan petugas, serta pemanfaatan nozzle yang tersedia sesuai ketentuan.
Masyarakat menilai pelayanan BBM bersubsidi seharusnya tetap mengedepankan ketertiban, keadilan, dan kenyamanan seluruh pengguna. Terlebih, Pertalite merupakan BBM yang banyak dibutuhkan masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Melalui pemberitaan ini, masyarakat menyampaikan aspirasinya agar pihak terkait dapat turun melihat langsung kondisi antrean di SPBU 6479109 dan memberikan solusi yang terbaik bagi seluruh pengguna, baik masyarakat umum maupun pihak yang melakukan pengisian untuk kebutuhan usaha.
Bidik Operation News/AJM Group akan terus memantau perkembangan pelayanan di SPBU tersebut dan membuka ruang bagi pihak pengelola maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi atas kondisi yang menjadi perhatian masyarakat.(Amrul Tabloid Bidik Operation News/ajmgroup Kalbar Kabupaten Sambas)