HUSEN DERMAWAN DORONG SOLUSI BBM SOLAR NELAYAN DAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN SPBN DI PALOH

Husen Dermawan Dorong Solusi BBM Solar Nelayan dan Percepatan Pembangunan SPBN di Paloh
Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Husin Dermawan, mendorong pemerintah daerah dan pihak terkait segera mencari solusi atas persoalan distribusi serta kuota BBM solar bagi nelayan di Kecamatan Paloh.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat koordinasi terkait distribusi BBM solar khusus nelayan yang digelar Pemerintah Kecamatan Paloh di Aula Kantor Camat Paloh, Kamis (13/8/2026).
Rapat koordinasi tersebut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya pemerintah daerah, aparat keamanan, pengelola SPBU, organisasi nelayan serta perwakilan nelayan dari sejumlah desa di Kecamatan Paloh.
Husin mengatakan, persoalan BBM solar menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat nelayan karena berkaitan langsung dengan aktivitas mereka dalam mencari nafkah.
“Kami akan menyampaikan aspirasi masyarakat nelayan Kecamatan Paloh kepada pemerintah daerah terkait keluhan nelayan Paloh,” ujar Husin.
Menurutnya, forum tersebut menjadi kesempatan bagi para nelayan untuk menyampaikan langsung berbagai keluhan dan kebutuhan mereka kepada pihak terkait.
Husin menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan dalam rapat akan dibawa dan disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan.
Ia berharap hasil rapat koordinasi tersebut tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dapat menghasilkan langkah konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan.

“Mudah-mudahan pertemuan hari ini dapat memberikan hasil yang terbaik untuk ke depan,” katanya.
Dorong Pembangunan SPBN
Selain persoalan distribusi dan kuota BBM solar, Husin juga mendorong percepatan rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kecamatan Paloh.
Menurutnya, keberadaan SPBN akan sangat membantu nelayan dalam memenuhi kebutuhan BBM untuk aktivitas melaut.
“Semoga rencana pembangunan SPBN untuk nelayan segera dibangun untuk keperluan nelayan Kecamatan Paloh,” harapnya.
Husin berharap pembangunan SPBN tersebut dapat segera direalisasikan sehingga kebutuhan BBM bagi masyarakat nelayan di Kecamatan Paloh dapat lebih terakomodasi.
Ia juga menilai diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pengelola SPBU, aparat terkait, organisasi nelayan dan masyarakat untuk menyelesaikan persoalan BBM solar.
“Yang paling penting, aspirasi masyarakat nelayan bisa tersampaikan dan ada hasil terbaik untuk ke depannya,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kabid Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Kapolsek Paloh, Danramil Paloh, Ketua DPC HNSI Kabupaten Sambas serta pengelola SPBU Tanah Hitam.
Perwakilan nelayan dari sejumlah desa juga turut hadir. Masing-masing lima orang perwakilan berasal dari Desa Matang Danau, Kalimantan, Tanah Hitam, Mentibar, Malek, Nibung dan Temajuk.
Sementara itu, Desa Sebubus mengirimkan sebanyak 15 orang perwakilan nelayan.
Keterlibatan perwakilan nelayan dari berbagai desa tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai kondisi, kebutuhan serta persoalan distribusi BBM solar yang dihadapi nelayan di Kecamatan Paloh.
Husin menyatakan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat nelayan melalui lembaga DPRD Kabupaten Sambas.
Ia berharap rapat koordinasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi seluruh pihak dalam mewujudkan distribusi BBM solar yang tertib, transparan, tepat sasaran, sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas masyarakat nelayan di Kecamatan Paloh.
Dengan adanya tindak lanjut dari hasil pertemuan tersebut, persoalan BBM solar diharapkan dapat segera menemukan solusi, termasuk percepatan realisasi pembangunan SPBN bagi nelayan Kecamatan Paloh.(Amrul Tabloid Bidik Operation News/ ajmgroup Kalbar Kabupaten Sambas)