WARGA KELUHKAN KONDISI AIR SUNGAI DI DESA LUBUK DAGANG, DIDUGA TERCEMAR AKTIVITAS PETI DAN LIMBAH SAWIT

Warga Keluhkan Kondisi Air Sungai di Desa Lubuk Dagang, Diduga Tercemar Aktivitas PETI dan Limbah Sawit
Sambas –Selasa,(30/6/2026). Warga Desa Lubuk Dagang Rahmat Kartolo, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mengeluhkan kondisi air sungai yang disebut mengalami perubahan warna, menjadi keruh, dan diduga tercemar sejak bertahun-tahun. Menurutnya, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) atau dompeng serta dugaan limbah dari perusahaan kelapa sawit.
Ia mengatakan, air sungai yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat kini tidak lagi jernih seperti dahulu, terutama saat musim kemarau.
“Kalau musim kemarau, air sungai sangat keruh, berubah warna, dan banyak warga mengeluhkan gatal-gatal setelah menggunakan air sungai,” ujarnya kepada wartawan Bidik Operation News/ajmgroup.
Dikatakannya, sungai tersebut merupakan sumber mata pencaharian masyarakat. Warga memanfaatkannya untuk memasang bubu, mencari ikan dengan ngael maupun mukat, serta berbagai aktivitas lainnya.

Ia menuturkan, kondisi air terkadang membaik ketika aktivitas penambangan emas berkurang, terutama saat harga emas rendah. Namun, ketika harga emas meningkat, aktivitas dompeng kembali marak sehingga kualitas air sungai kembali dikeluhkan warga.
“Bila harga emas mahal, aktivitas dompeng mulai ramai lagi. Air sungai kembali keruh,” katanya.
Warga lainnya juga menyebutkan bahwa kondisi serupa tidak hanya terjadi di Sungai Desa Lubuk Dagang, tetapi diduga juga terjadi di sejumlah sungai lain di Kecamatan Sambas, termasuk sungai di Desa Durian. Yang mana sumber bahan baku PDAM Kecamatan Sambas bahan bakunya masih menggunakan air sungai Sambas.
Masyarakat berharap kepada instansi terkait dapat menuntaskan permasalahan klasik ini agar segera melakukan pengecekan lapangan, menguji kualitas air sungai, serta mengambil langkah penanganan apabila ditemukan adanya pencemaran lingkungan.(Amrul Tabloid Bidik Operation News/ajmgroup Kalbar Kabupaten Sambas)