HAN: PENGINGAT PENTINGNYA ANAK SEBAGAI PENERUS BANGSA YANG UNGGUL

HAN : Pengingat Pentingnya Anak Sebagai Penerus Bangsa Yang Unggul
Rabu,(21/8/2024) telah di lakukan acara peringatan HAN(Hari Anak Nasional) di aula Kantor Bupati Sambas dengan undangan diantaranya Forkopimda Kab Sambas,guru pendamping siswa/siswi, forum anak Kabupaten Sambas, siswa – siswi perwakilan.SlB, SD, SMP, SMA,serta undangan lainnya.
Setiap tanggal 23 Juli Indonesia memperingati Hari Anak Nasional. Hari ini menjadi pengingat akan pentingnya peran anak sebagai generasi penerus bangsa yang unggul.
Melansir dari Pedoman Peringatan HAN ke-40 di tahun 2024 ini, tema utama yang diusung adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Tema ini mempunyai makna mendalam yang menekankan betapa pentingnya menjaga dan memenuhi hak-hak anak untuk kemajuan masa depan bangsa Indonesia.
Dalam kegiatan peringatan Hari Anak Nasional, telah terkandung nilai-nilai dasar dalam penerapannya terhadap anak-anak Indonesia, yakni berakhlak mulia, bahagia, peduli, berani, dan cerdas.

Sambutan Bupati Sambas yang di bacakan Asisten 3.Eko Susanto Hari Anak Nasional Tahun 2024 mengusung tema” anak terlindungi, Indonesia maju”, tahun ini ada 6 tujuan khusus yang di jadikan sebagai sub tema yaitu:
- Anak cerdas, berinternet sehat
Berupaya agar anak Indonesia mampu membedakan hal mana yang baik dan buruk, serta hal yang boleh dan tidak boleh ditiru. Selain itu, upaya menghindari segala dampak negatif yang mungkin timbul dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi serta pengaruh media digital lainnya. - Suara anak membangun bangsa
Memberikan kesempatan terhadap anak-anak untuk menyampaikan ide-ide mereka sehingga kebutuhan atas perlindungan dan hak-hak dapat dipenuhi dengan cara yang paling sesuai dengan kepentingan anak. - Pancasila di hati anak Indonesia
Dalam era globalisasi serta pengaruh negatifnya, dapat membahayakan keadaan dan cara pandang generasi anak Indonesia. Sehingga nilai-nilai Pancasila perlu ditanamkan dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari terhadap anak-anak. - Dare to lead and speak up: Anak pelopor dan pelapor
Memupuk keberanian dan jiwa kepemimpinan anak Indonesia agar dapat membela hak-haknya dan berperan sebagai pelapor ketika terjadi pelanggaran hak anak. Sehingga dapat mendidik anak-anak terkait tanggung jawab sebagai agen perubahan sosial. - Pengasuhan layak untuk anak: Digital parenting
Peningkatan kesadaran orang tua dan pengasuh terkait pola asuh yang memberikan dampak positif dalam pertumbuhan anak-anak di era digital. Upaya yang dilakukan dengan pemberian edukasi terhadap orang tua terkait cara mengawasi penggunaan teknologi, melindungi anak dari pengaruh buruk, dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan ikatan keluarga. - Anak merdeka dari kekerasan, perkawinan anak, pekerja anak dan stunting
Ia berharap semoga anak – anak Kabupaten Sambas benar-benar menjadi”anak yang terlindungi menuju Sambas Berkemajuan” selalu dalam lindungan Allah SWT dan berakhlakul Karimah, berguna bagi agama,nusa dan bangsa,”.Menciptakan lingkungan anak yang terbebas kekerasan, perkawinan anak, pekerja anak dan stunting. Hal ini untuk memastikan terpenuhinya hak-hak, pertumbuhan sehat dan perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi anak,” harapnya.(Amrul Bidik News)