KEJURKAB PERCASI LUMAJANG 2026 JADI PINTU GERBANG MENUJU KEJURPROV DAN PORPROV JATIM 2027

KEJURKAB PERCASI LUMAJANG 2026 JADI PINTU GERBANG MENUJU KEJURPROV DAN PORPROV JATIM 2027

LUMAJANG — Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Lumajang menutup rangkaian Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Percasi Lumajang 2026 dengan hasil memuaskan. Kejuaraan yang digelar di Gedung Sujono, Minggu (30/8/2026) ini diikuti sebanyak 206 peserta dari berbagai jenjang usia, mulai KU-9 hingga kategori senior.

Angka partisipasi tersebut mencerminkan meningkatnya animo masyarakat Lumajang terhadap olahraga catur. Kejurkab 2026 sekaligus menjadi barometer pembinaan di klub-klub catur yang ada di Lumajang.

Didukung Penuh Pemangku Kebijakan

Penyelenggaraan Kejurkab mendapat dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak. Sejumlah pejabat hadir dan menyaksikan langsung jalannya pertandingan, di antaranya Ketua KONI Lumajang, Kabid Olahraga Dispora Lumajang, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Ketua Komisi D DPRD Lumajang, dan Anggota DPRD Kabupaten Lumajang Ratih Damayanti.

Para pemangku kebijakan menilai pelaksanaan kejuaraan berjalan tertib dan profesional. Pemilihan Gedung Sujono sebagai lokasi pertandingan juga dinilai strategis karena memiliki kapasitas dan fasilitas yang memadai untuk event berskala kabupaten.

Fokus Pembinaan Jangka Panjang

Ketua Percasi Kabupaten Lumajang, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa Kejurkab memiliki peran strategis yang lebih besar dari sekadar kompetisi.

“Kejurkab adalah proses penjaringan. Dari 206 peserta ini kami akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memetakan dan memilih 24 atlet terbaik. Mereka akan masuk dalam program pembinaan khusus Percasi Lumajang,” jelas Agus.

Ke-24 atlet tersebut diproyeksikan sebagai tulang punggung Lumajang untuk menghadapi dua agenda besar: Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027.

Menariknya, Lumajang telah ditunjuk sebagai tuan rumah Kejurprov Jatim 2027. Status ini menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab besar bagi Percasi.

“Sebagai tuan rumah, kami memiliki dua target. Pertama sukses dalam penyelenggaraan. Kedua, sukses dalam prestasi. Oleh karena itu pembinaan 24 atlet ini harus dimulai dari sekarang dan dilakukan secara berkelanjutan,” tegas Agus.

Strategi Penguatan: Pelatih dan Program Intensif

Untuk memastikan target tercapai, Percasi Lumajang menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya adalah penguatan program latihan dan rencana mendatangkan pelatih berkualitas dari luar daerah.

“Kami ingin memberikan pembinaan terbaik bagi atlet. Kehadiran pelatih berpengalaman diharapkan dapat meningkatkan aspek teknik, strategi, dan mental bertanding para atlet,” tambahnya.

Agus juga mengajak seluruh elemen, mulai dari Pemerintah Daerah, KONI, Dispora, DPRD, hingga orang tua atlet untuk terus bersinergi.

“Mari kita jadikan Kejurkab 2026 sebagai titik awal lahirnya atlet-atlet catur terbaik Lumajang. Dengan kerja sama yang baik, saya yakin Lumajang bisa berprestasi maksimal di Kejurprov dan Porprov Jatim 2027,” pungkasnya.( JOE).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *