SYUKURAN PERNIKAHAN TIGA PUTRA H.ATBAH ROMIN SUHAILI, RIBUAN WARGA HADIRI AJANG SILATURAHMI PENUH GOTONG ROYONG

Syukuran Pernikahan Tiga Putra H.Atbah Romin Suhaili, Ribuan Warga Hadiri Ajang Silaturahmi Penuh Gotong Royong

Suasana hangat penuh kekeluargaan dan semangat gotong royong menyelimuti acara syukuran sekaligus singgahan keluarga besar mantan Bupati Sambas, H. Atbah Romin Suhaili, Lc., M.H., atas pernikahan tiga putranya yang digelar di kediaman keluarga di Dusun Pemidingan, Desa Tengguli, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas, Minggu (26/7/2026).


Acara tersebut bukan prosesi akad nikah maupun resepsi pernikahan, melainkan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus ajang silaturahmi keluarga besar dan masyarakat Sambas setelah ketiga putra H. Atbah Romin Suhaili resmi melangsungkan pernikahan di tempat yang berbeda.
Ketiga pasangan tersebut yakni H. Fida’ Azzam Madania, Lc. dengan Hj. Fatimah Azzahra Hanifah, S.H. yang telah menikah di Jakarta, H. Ala’ Azzam Sambasia dengan Hj. Nurul Izzatun Nisa, Lc. yang melangsungkan pernikahan di Kuningan, Jawa Barat, serta Dzaka Azzam Jakartia, B.Eng. dengan Firratu Tsaqifa, S.Psi. yang telah menikah di Palembang.


Ribuan tamu undangan dari berbagai daerah hadir memenuhi lokasi acara. Tokoh masyarakat, ulama, pejabat pemerintah, anggota legislatif, sahabat, serta masyarakat umum tampak berbaur dalam suasana penuh keakraban yang mencerminkan eratnya nilai persaudaraan masyarakat Sambas.


Sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan, warga secara sukarela bergotong royong mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan. Semangat kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat dan menjadi identitas masyarakat Kabupaten Sambas.


Pada kesempatan itu, H. Ir. Arif Joni Prasetyo, ST., MT., Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, menyampaikan pandangan umum di hadapan para tamu. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi, memperkuat persatuan, serta mempertahankan budaya gotong royong sebagai kekuatan sosial yang diwariskan para pendahulu.


Menurutnya, momen syukuran keluarga seperti ini bukan hanya menjadi ungkapan rasa bahagia, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkokoh persaudaraan di tengah masyarakat.


“Semoga ketiga keluarga baru ini senantiasa menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, diberkahi Allah SWT, serta mampu menjadi teladan dalam membangun keluarga yang harmonis. Semoga pula semangat persatuan dan gotong royong masyarakat Sambas terus terjaga,” ujarnya.


Senada dengan itu, dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, M.P.H., Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dari Daerah Pemilihan Sambas, mengapresiasi tingginya semangat kebersamaan masyarakat yang turut menyukseskan acara syukuran tersebut.
Menurutnya, budaya gotong royong merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga keharmonisan dan membangun daerah.


“Nilai persaudaraan yang masih kuat di tengah masyarakat Sambas adalah kekayaan yang harus terus dipelihara. Dengan kebersamaan seperti inilah kita dapat membangun Kabupaten Sambas yang semakin maju, aman, dan sejahtera,” tuturnya.
Acara syukuran juga diisi dengan doa bersama, ramah tamah, serta penampilan Musik Tanjidor Kartiasa yang menambah semarak suasana sekaligus menjadi bagian dari upaya melestarikan kesenian tradisional daerah.


Di penghujung acara, H. Atbah Romin Suhaili, Lc., M.H. bersama keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat, keluarga, sahabat, serta para tamu undangan yang telah hadir, memberikan doa restu, dan bergotong royong sehingga acara syukuran dapat berlangsung dengan lancar dan penuh keberkahan.


“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, para tokoh, sahabat, dan tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Terima kasih atas doa, perhatian, serta semangat gotong royong yang diberikan. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” ungkap H. Atbah Romin Suhaili.


Acara syukuran ini menjadi gambaran nyata bahwa nilai-nilai kebersamaan, silaturahmi, dan gotong royong masih hidup dan terpelihara di tengah masyarakat Sambas. Lebih dari sekadar ungkapan syukur atas kebahagiaan keluarga, kegiatan ini menjadi momentum mempererat persaudaraan serta menjaga warisan budaya yang telah lama menjadi jati diri masyarakat Kabupaten Sambas.(Amrul Tabloid Bidik Operation News/ajmgroup Kalbar Kabupaten Sambas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *