KLUB CATUR KUDA PUTIH LUMAJANG GELAR CHESS BLITZ DAN BUKA PUASA BERSAMA DI AKHIR RAMADHAN

Klub Catur Kuda Putih Lumajang Gelar Chess Blitz Dan Buka Puasa Bersama Di Akhir Ramadan

Lumajang, Prestasi.

Klub catur Kuda Putih Junior Lumajang menutup bulan Ramadan dengan cara yang berbeda: menggelar latihan lomba Blitz Chess sekaligus buka puasa bersama. Acara berlangsung Minggu, 15 Maret 2026, di Warung Z4 Lumajang, dimulai pukul 15.30 WIB dan dihadiri puluhan anggota, atlet junior, wali atlet, serta pengurus klub yang bermarkas di Jalan Mahakam.

Rangkaian kegiatan diawali sirkuit internal chess blitz—format cepat yang memaksa qpemain mengambil keputusan hanya dalam hitungan detik. Suara jam catur digital berdetak, ketika seorang junior berhasil membalikkan keadaan dalam posisi sulit. Beberapa partai bahkan berakhir dramatis, mengundang tepuk tangan yang membuat suasana warung sederhana itu terasa seperti arena mini turnamen. Ahmad Ali, Ketua panitia acara, sengaja memilih format blitz agar anak-anak belajar ketenangan dan kecepatan berpikir.

Menjelang magrib, papan-papan catur disimpan dan meja-meja ditata untuk buka puasa bersama. Menu sederhana— es teh, dan nasi ayam bakar lalapan—tersaji, tapi yang lebih terasa adalah keakraban percakapan. Wali atlet berbincang dengan pelatih, pengurus berdiskusi tentang rencana try out ke kejuaraan provinsi, sementara para junior saling bertukar cerita soal partai tadi sore.

Dalam sambutannya,ketua Klub Kuda putih ,Joe Efendi menegaskan makna acara ini. “Kita ingin kebersamaan antara pengurus dan wali atlet makin erat, supaya persepsi dalam membina pecatur junior bisa satu arah. Prestasi tinggi tidak datang dari latihan saja, tapi dari dukungan keluarga dan lingkungan klub yang solid,” katanya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Aba Anang Sekeluarga yang telah menanggung Anggaran biaya acara ini, serta kepada orang tua yang meluangkan waktu di akhir pekan Ramadan.

Acara ditutup dengan pemberian hadiah untuk para juara dan doa bersama, foto lintas generasi di depan papan catur, dan kesepakatan untuk mengulang kegiatan serupa tahun depan. Bagi Kuda Putih, sore itu bukan sekadar latihan dan buka puasa, melainkan cara merawat kekompakan—modal penting agar para pecatur muda Lumajang siap melangkah ke turnamen yang lebih besar dan anak anak bisa berprestasi tinggi.( JOE).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *