PEMKAB LUMAJANG SALURKAN DANA TUNGGU HUNIAN UNTUK 43 KK TERDAMPAK SEMERU

Pemkab Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk 43 KK Terdampak Semeru
Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 43 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), di Balai Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Rabu (25/2/2026).
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi warga yang masih berada dalam masa transisi sebelum menempati hunian tetap. Masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp600.000 per bulan selama enam bulan, yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sewa atau biaya tempat tinggal sementara.

Bupati Indah Amperawati menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian perlindungan bagi masyarakat terdampak. “Dana tunggu hunian ini bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk komitmen pemerintah agar masyarakat tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama masa transisi menuju hunian tetap,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lumajang berupaya memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan haknya melalui pendataan dan verifikasi yang dilakukan secara cermat di lapangan. “Kami ingin memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan. Pemerintah akan terus mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan berjalan tuntas,” tegasnya.
DTH menjadi salah satu langkah strategis dalam penanganan pascabencana, khususnya untuk menjaga stabilitas sosial dan ketahanan ekonomi keluarga terdampak. Dengan adanya kepastian bantuan selama enam bulan, warga diharapkan dapat menjalani masa transisi dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terkait kebutuhan tempat tinggal.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat terdampak melalui program-program pemulihan yang komprehensif. “Kami berkomitmen untuk membantu masyarakat Lumajang bangkit dari kesulitan dan membangun kehidupan yang lebih baik,” kata Bunda Indah.
Dengan adanya bantuan DTH, diharapkan masyarakat terdampak dapat menjalani masa transisi dengan lebih stabil dan fokus pada pemulihan kehidupan sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus memantau dan mendukung proses pemulihan ini hingga masyarakat dapat kembali hidup dengan normal.(Joe)