KASUS KESEHATAN THT DI LUMAJANG: SOUND HOREG MENYEBABKAN PENINGKATAN TAPI TIDAK BEGITU SIGNIFIKAN

Kasus Kesehatan THT di Lumajang: Sound Horeg Menyebabkan Peningkatan Tapi Tidak Begitu Signifikan

Lumajang, Prestasi .

  • RSUD Haryoto Lumajang telah melakukan analisis data pasien THT dari bulan Januari hingga Agustus tahun ini. Hasilnya, ada peningkatan tapi tidak begitu signifikan dalam jumlah pasien THT setelah adanya larangan sound horeg .

Kepala Bidang Keperawatan RSUD Haryoto, dr. Yana Susanti Sp.KFR, menjelaskan bahwa data menunjukkan kenaikan jumlah pasien THT sebesar 5,1% pada bulan Juni ke Juli, namun tidak mencapai 25% seperti yang diberitakan sebelumnya. “Kami tidak menemukan peningkatan signifikan dalam jumlah pasien THT setelah adanya larangan sound horeg,” ujarnya.

Yana Susanti juga menambahkan bahwa sound horeg dengan intensitas tinggi dapat membahayakan kesehatan manusia, terutama jika paparannya berlangsung lama dan berulang-ulang. “Dampaknya tidak hanya pada pendengaran, tetapi juga dapat mempengaruhi jantung, seperti gangguan irama jantung,” katanya.

RSUD Haryoto menghimbau masyarakat yang gemar menonton sound horeg untuk:

  • Menjaga jarak dengan sumber suara
  • Menggunakan alat bantu penutup telinga
  • Memperhatikan frekuensi serta durasi paparan suara

“Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati sound horeg sambil menjaga kesehatannya,” tambah Yana Susanti.

RSUD Haryoto juga mendukung fatwa MUI yang menyatakan sound horeg haram jika dapat membahayakan kesehatan. Namun, RSUD Haryoto juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang cara menikmati sound horeg dengan aman dan tidak merugikan kesehatan.

Dengan demikian, masyarakat Lumajang dapat menikmati sound horeg dengan cara yang lebih aman dan sehat, sambil menjaga kesehatannya dan menghindari dampak negatif dari sound horeg.( Fen).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *