NORMALISASI SUNGAI/SALURAN DUSUN TURUSAN DESA LORONG CEGAH DAMPAK NEGATIF

Normalisasi Sungai/Saluran Dusun Turusan Desa Lorong Cegah Dampak Negatif
Selama 21 Tahun Sungai di Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas mampet hal ini membuat masyarakat khawatir akan dampak negatif yang ditimbulkan dari keadaan sungai tersebut. Keluhan ini kemudian direspon oleh Pemkab Sambas melalui Dinas PUPR Kabupaten Sambas untuk melakukan normalisasi sungai.
Normalisasi sungai adalah serangkaian tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki tata air alami dari suatu sungai atau saluran air. Tujuan dari normalisasi ini adalah untuk mengembalikan atau mempertahankan keadaan alami sungai, sehingga dapat mengalir dengan baik tanpa menimbulkan ancaman banjir atau erosi.
Kepala Dusun Turusan Desa Lorong, Hendra Safrizan menyatakan bahwa dengan adanya normalisasi sungai ini, tanggapan dari warga sangat positif dan mendukung kegiatan ini, karena manfaatnya cukup besar bagi lingkungan terutama sungai kita ini.
Dikatakannya sungai ini sudah 21 tahun mampet dan belum sama sekali tersentuh perbaikan dari tahun 2003.
“ Sesuai dengan permintaan dari masyarakat agar sungai ini di normalisasi, Alhamdulillah direspon cepat dan dilakukan normalisasi,” ucapnya.

Menurutnya sungai ini di gunakan 80 % oleh masyarakat desa lorong dan Kartiasa. “ Kita berharap kepada Pemkab Sambas, untuk tahun depan melakukan normalisasi kembali agar lebih rapi lagi sungai kita ini,” pintanya.
Konsultan Pengawas Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas, Hendra menyatakan bahwa dari awal kegiatan ini sudah dilakukan sosialisasi kedua desa, dan respon dari masyarakat itu sendiri cukup baik.
Hendra menerangkan untuk normalisasi sungai/saluran dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas ini menggunakan metode melibatkan penggunaan peralatan berat seperti ekskavator PC 100 untuk melakukan pekerjaan normalisasi sungai.
“ Alat berat memungkinkan pekerjaan lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan metode manual. Hal ini sangat penting di daerah-daerah dengan sungai besar atau kompleks, “ katanya.
Dikatakan Hendra dengan adanya normalisasi ini keadaan sungai yang tadinya mampat sekarang berjalan normal kembali.
“ Tidak hanya itu, manfaat Normalisasi Sungai ini juga bisa Mencegah Banjir, Mengurangi Erosi Tanah, Meningkatkan Produktivitas Pertanian, serta Meningkatkan Kualitas Air. Dengan normalisasi sungai, air dapat mengalir lebih jernih dan bersih karena sedimen dan kontaminan dapat disaring dengan lebih efisien,” jelasnya.(Amrul Bidik News)