PENCEMARAN SUNGAI DIDUGA AKIBAT AKTIVITAS TAMBANG EMAS, WARGA DESA TEBAS SUNGAI MINTA DITINDAK TEGAS

PENCEMARAN SUNGAI DIDUGA AKIBAT AKTIVITAS TAMBANG EMAS, WARGA DESA TEBAS SUNGAI MINTA DITINDAK TEGAS

Kondisi air sungai di Desa Tebas Sungai kembali dikeluhkan warga akibat berubah menjadi keruh selama beberapa hari dalam satu bulan. Warga menduga kondisi tersebut dipicu oleh aktivitas pencarian emas atau tambang emas yang masih berlangsung di sekitar aliran sungai.


Salah seorang warga Desa Tebas Sungai, HABIBI. S. ST, M. E, yang juga menjabat sebagai Kasi Kesra Desa Tebas Sungai, menyampaikan bahwa kondisi air sungai keruh sudah terjadi kurang lebih selama lima bulan terakhir. Bahkan dalam satu bulan, air sungai bisa mengalami kekeruhan hingga 3 sampai 4 hari.”Keadaan ini seperti sudah terjadwal. Air sungai sering keruh dan sangat berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, sungai tersebut merupakan satu-satunya sumber air masyarakat Desa Tebas Sungai yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, cuci, dan kakus (MCK).
Beberapa waktu lalu, pihak terkait seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Camat disebut telah turun langsung ke lokasi untuk memasang baliho imbauan. Namun warga berharap tidak hanya sebatas imbauan, melainkan ada tindakan nyata untuk menghentikan aktivitas yang diduga menjadi penyebab pencemaran sungai.


“Kami berharap kegiatan mencari emas dihentikan, karena satu kampung terkena dampaknya,” kata Habibi.
Masyarakat Desa Tebas Sungai juga mengucapkan terima kasih kepada dinas dan pihak terkait yang telah menangani persoalan tersebut. Mereka berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.


Walaupun menurut warga sudah ada aturan dan undang-undang yang mengatur mengenai aktivitas tersebut, masyarakat tetap menyerahkan penilaian dan penindakan kepada pihak berwenang sesuai hukum yang berlaku.


Habibi juga berharap pemerintah, kepolisian, Bhabinkamtibmas, dan seluruh aparat terkait dapat bekerja sesuai dengan aturan dan undang-undang demi menjaga lingkungan serta kepentingan masyarakat.
“Harapan kami, semua pihak dapat bekerja sesuai UU yang berlaku agar masyarakat tidak terus dirugikan,” tutupnya.(Amrul Tabloid Bidik Operation News ajmgrop/Kalbar Kab Sambas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *